Pengaruh ekstrakulikuler terhadap motivasi belajar siswa
Pengaruh ekstrakulikuler terhadap motivasi belajar siswa
BAB I
1.1 Latar belakang
Pada zaman sekolah, kita tidak terlepas dari adanya eskul dan belajar, pada umumnya kegiatan ekstakulikuler itu merupakan suatu pembelajaran yang nonformal dan dilakukan diluar jam belajar. Berbeda dengan pembelajaran yang formal yang memberikan nilai secara akademik, ekstakulikuler dapat meningkatkan suatu nilai namun juga dapat menurunkan motivasi untuk belajar terutama yang akan dibahas kali ini adalah ekstakulikuler di bidang olahraga terutama pada futsal dan basket, yang membuat siswa kelelahan saat ingin belajar.
Kegiatan eskul futsal dan basket merupakan suatu kegiatan olahraga yang menguras energi yang banyak, namun ada positifnya bahwa siswa selama seminggu hanya ada 3 jam pelajaran tentunya akan kurang dan ekstakulikuler olahraga membuat lebih banyak lagi jam untuk kita olahraga.
Dengan adanya ekstakulikuler focus siswa menjadi tidak focus dalam belajar dan bias kurang menangkap materi –materi yang disampaikan oleh guru didepan yang dapat menurunkan motivasi belajar siswa karena siswa terlalu lelah dan butuh istirahat yang lebih banyak lagi. Faktanya banyak siswa kelelahan besoknya setelah kegiatan ekstakulikuler hal tersebut membuat siswa-siswi menjadi malas untuk sekolah.
Pada kesempatan kali ini penulis menggunakan metode kuantitatif dengan cara pengambilan data yang memakai angka atau tabel dalam pengambilam data wawancara, wawancara merupakan menanyakan topik pada narasumber langsung dan juga mudah untuk dimengerti pembaca. Dan karya tulis ini dibuat penulis untuk mengetahui bahwa pengaruh eskul terhadap motivasi belajar siswa.
1.2 Rumusan masalah
1.apa yang terjadi bila tidak adanya ekstrakulikuler di dalam sekolah?
2.apa yang mempengaruhi motivasi siswa dalam belajar?
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui pengaruh eskul terhadap meningkatnya motivasi siswa untuk belajar
1.4 manfaat
agar siswa dapat meingkatkan motivasi belajarnya dalam sekolah
BAB I
1.1 Latar belakang
Pada zaman sekolah, kita tidak terlepas dari adanya eskul dan belajar, pada umumnya kegiatan ekstakulikuler itu merupakan suatu pembelajaran yang nonformal dan dilakukan diluar jam belajar. Berbeda dengan pembelajaran yang formal yang memberikan nilai secara akademik, ekstakulikuler dapat meningkatkan suatu nilai namun juga dapat menurunkan motivasi untuk belajar terutama yang akan dibahas kali ini adalah ekstakulikuler di bidang olahraga terutama pada futsal dan basket, yang membuat siswa kelelahan saat ingin belajar.
Kegiatan eskul futsal dan basket merupakan suatu kegiatan olahraga yang menguras energi yang banyak, namun ada positifnya bahwa siswa selama seminggu hanya ada 3 jam pelajaran tentunya akan kurang dan ekstakulikuler olahraga membuat lebih banyak lagi jam untuk kita olahraga.
Dengan adanya ekstakulikuler focus siswa menjadi tidak focus dalam belajar dan bias kurang menangkap materi –materi yang disampaikan oleh guru didepan yang dapat menurunkan motivasi belajar siswa karena siswa terlalu lelah dan butuh istirahat yang lebih banyak lagi. Faktanya banyak siswa kelelahan besoknya setelah kegiatan ekstakulikuler hal tersebut membuat siswa-siswi menjadi malas untuk sekolah.
Pada kesempatan kali ini penulis menggunakan metode kuantitatif dengan cara pengambilan data yang memakai angka atau tabel dalam pengambilam data wawancara, wawancara merupakan menanyakan topik pada narasumber langsung dan juga mudah untuk dimengerti pembaca. Dan karya tulis ini dibuat penulis untuk mengetahui bahwa pengaruh eskul terhadap motivasi belajar siswa.
1.2 Rumusan masalah
1.apa yang terjadi bila tidak adanya ekstrakulikuler di dalam sekolah?
2.apa yang mempengaruhi motivasi siswa dalam belajar?
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui pengaruh eskul terhadap meningkatnya motivasi siswa untuk belajar
1.4 manfaat
agar siswa dapat meingkatkan motivasi belajarnya dalam sekolah
Komentar
Posting Komentar